Call Centre: 021-77888609
Office: Jl. RM. Sudiyanto No.111 Mampang - Depok
blog img

Jika anda memiliki kolam renang pribadi, mungkin anda ingin menghemat uang dengan cara membersihkan kolam sendiri. Memang membutuhkan sedikit usaha dalam membersihkan kolam renang, sebelum pembersihan anda harus mengerti kadar air dan bahan kimia untuk pembersihan setidaknya 1 kali dalam seminggu dan bahan kimia ini adalah obat untuk penguat air dan penghilang bakteri menjaga kolam anda tetap bersih dan aman digunakan.

kolam renang jakarta

1. Langkah Pertama : Lengkapi Alat Pembersih Kolam

Pastikan anda harus memiliki semua peralatan pembersihan yang di butuhkan. pertama adalah stik kolam renang atau teleskopik karena alat ini berfungsi untuk membersihkan kolam hingga ke dasar.

Berikutnya yaitu jaring daun atau yang disebut leaf skimmer berguna untuk mengangkat daun dari aera kolam. Selanjutnya anda juga membutuhkan sikat kolam renang yang berguna untuk menggosok dinding dan lantai kolam renang caranya hanya perlu memasangkan sikat ke ujung teleskopik.

Dan terahir adalah vacuum head atau kepala vacuum yang berbentuk kotak ada roda di setiap ruas nya, ini berguna untuk menyedot kotoran yang ada di lantai caranya hanya perlu menyambungkan selang ke vacuum fitting. itu semua adalah aksesoris alat pembersih kolam yang anda butuhkan.


Klik disini untuk Cara Pembersihan Kolam Renang

Klik disini untuk Kenapa Kolam Harus Di bersihkan Rutin ?


Merawat kolam dengan cara atau keinginan anda saja tidak cukup. Karena air kolam itu sangat sensitif sekali dalam hal kadar yang berubah-ubah, jadi langkah pertama adalah anda harus kenali air kolam renang tersebut. Air pada setiap kolam renang akan berbeda-beda kadar airnya, jika tidak percaya anda bisa cek langkah ini.

Dengan melakukan pengenalan pada air tersebut kita dapat mengetahui kekurangan apa saja pada kondisi tersebut dan dapat mengukur langkah apa selanjutnya, anda bisa menggunakan alat tester air yang dinamakan “test kit”. Alat ini berfungsi untuk mengecek kadar air.

2. Langkah Pertama : Menyikat Kolam

Untuk membersihkan area dinding dan lantai kolam anda disarankan menyikat dengan pool brush atau sikat kolam seminggu sekali, anda hanya perlu menyambungkan ujung sikat dengan teleskopik sebagai penyangga agar bisa membersihkan hingga ke dasar kolam.

Saat anda ingin membersihkan arena kolam mengangkat kotoran dari kolam gunakan leaf skimmer atau leaf rake (serokan daun). Angkat semua kotoran dari area kolam renang mu dan jangan lupa bersihkan juga sisi kolam dengan sapu. Sebagai tambahan jika dirasa perlu potong sebagian dahan pohon yang berada diatas kolam, untuk menghindari daun kering jatuh kembali ke kolam.

Untuk mengangkat dedaunan tidak perlu turun ke kolam, anda hanya perlu menyambung teleskopik (stik kolam) ke leaf skimmer. ini dapat memudahkan anda membersihkan hingga ke ujung sudut yang tidak terjangkau.

3. Langkah Kedua : Mengangkat kotoran

Gunakan leaf skimmer atau serokan daun dan kotoran, jaring berguna untuk menyisir permukaan air dan mengangkat kotoran bekas di sikat tadi dan daun, juga mengambil barang-barang lain yang mungkin masih tertinggal di dalam kolam.

Jika sudah melewati langkah diatas, selanjutnya adalah menyikat dinding dan lanti kolam menggunakan sikat kolam renang yang berbentuk seperti sikat lantai rumah. Sikat keramik mulai dari sisi kanan hingga kiri, begitu juga sebaliknya. Untuk mengangkat kotoran lumut yang membandel dan tidak terjangkau dengan sikat anda dapat menggunakan sikat kawat yang juga berbentuk sama.

Angkat semua kotoran yang telah disikat, dan lagi-lagi angkat menggunakan leaf skimmer. jika sudah sampai tahap ini hanya perlu beberapa langkah lagi untuk perawatan kolam renang nya.

4. Langkah Ketiga : Vakum kolam Renang

Selanjutnya adalah membersikan area dasar kolam, yaitu mengangkat kotoran yang tertinggal di dasar kolam. Hanya perlu menyambungkan vacuum head ke ujung teleskopik dan disambungkan ke selang. Kepala vakum ini banyak bentuknya, bisa disesuaikan dengan selera dan kebutuhan anda. dorong maju mundur saat pemakuman dan miringkan saat ada kotoran yang terlewat.

Tahap selanjutnya adalah Pemberian chemical di lakukan 2 kali dalam 1 minggu, perhatikan juga takaran chemical sesuaikan dengan kubikasi maupun kondisi air kolam renang anda. Air kolam renang cenderung flexibel tergantung cuaca alam, air kolam akan kurang bagus bila kekurangan chlorine dan sebaliknya. Pemakaian chemical pada air kolam renang normal biasanya memakai chlorine dengan kadar 60% dan 90% dan algesit (trusi koral). chlorine memiliki fungsi membunuh bakteri dalam air, algesit / trusi koral berfungsi untuk mencegah timbulnya bibit-bibit lumut dalam air.

Untuk pompa lakukan pengecekan strainner pompa secara berkala tergantung dari tingkat kotoran daun dalam kolam renang. Jika anda belum mengenal strainner, strainner adalah keranjang pompa kolam renang yang bisa di buka tutup untuk pembersihan daun maupun kerikil batu yang ikut tersedot pompa.

5. Langkah Keempat : Bersihkan Filter Kolam

Sampai sini tahapan untuk pembersihan kolam renang sudah hampir selesai, langkah selanjutnya adalah melakukan pembersihan dinding dan lantai kolam renang dengan menggunakan alat vacuum head, teleskopic dan selang kolam renang (vacuum hose). alat ini haruslah anda miliki sebagai peranti saat memebersihkan.

Alat ini sangat mudah digunakan, anda hanya perlu menyambungkan ketiga alat tersebut satu sama lain. Kemudian ujung di selang kolam (hose cuff) di masukan / di colokkan ke inlet fitting tempat air tersedot. Nah, nantinya kotoran yang tersedot akan terbawa ke filter dan lalu dibersihkan di area filter. lakukan gerakan dorong stik kolam secara perlahan dari satu sisi ke sisi lainnya, teknik ini membutuhkan kesabaran karena jika terlalu keras kita menekan stik kolam maka kotoran akan kembali bangun keatas, jadi perlu dilakukan secara perlahan.

Filter kolam berfungsi mengumpulkan puing-puing kotoran yang tadi telah di bersihkan dengan vakum, filter harus terjaga kebersihannya dan dia harus bekerja minimal 8-10 jam per hari. untuk membersihkan filter anda hanya perlu mengangkat katrid dan elemen di dalamnya untuk di lepaskan dan dibersihkan.


Baca Juga: Klik disini untuk cara Mengetahui Fungsi Filter


6. Langkah Kelima : Backwashing atau Teknik Backwash

Dalam pemeliharaan filter anda harus mengerti teknik backwash dalam fungsi filter. setidaknya anda harus menjadi ahli dalam melepaskan kisi-kisi untuk mengganti jika ada yang rusak atau robek. Pastikan anda mengerti fungsi Filterisasi kolam renang anda.

7. Langkah Ketujuh : Mengecek Kadar Air

Setelah anda pastikan semua telah bersih, langkah selanjutnya adalah mengecek kadar air yang ada pada saat itu. ini dimaksudkan untuk pemberian obat kolam renang nantinya, gunakan alat teskit yaitu alat pengetesan kadar air kolam. caranya ada pada buku panduan nya atau bisa cari di google sudah banyak yang posting tentang cara penggunaan teskit.

Pastikan juga anda membersihkan ruangan mesin agar selalu terawat alat pompa dan filter kolam renang, jika sesuatu kesalahan terjadi maka akan fatal akibatnya dan harus mengeluarkan biaya lebih lagi. maka anda harus lebih intens memperhatikan kondisi alat kolam ini.


BacaJuga: Pengertian / Penjelasan Waterpark & Waterboom


Mengapa banyak mesin kolam sering rusak ? itu diakibatkan kesalahan pengoperasian, karena semua alat kolam memiliki beban yang berat dalam bekerja sehingga sedikit saja salah maka bisa berakibat rusak part atau bahkan bisa mengalami kebocoran kolam renang.

Untuk itu tidak ada salahnya anda pelajari lebih dalam lagi alih-alih meminimalisir biaya yang dikeluarkan lagi. Point penting nya adalah ke 6 cara diatas itu adalah hal yang biasa kami lakukan untuk pembersihan kolam klien kami, jadi cara ini tepat jika anda gunakan dengan catatan lakukan dengan tahapan yang benar.

8. Langkah Kedelapan : Pemberian obat kolam

sebelum memberikan obat kolam terlebih dahulu Gunakan teskit sebagai alat cek kadar air, sebagai contoh kali ini saya pakai merek Hayward sebagai praktek, karena banyak sekali merek tes kit di indonesia ini ada Astral, Pentair, Emaux, Boost, Aquant, Natural, Waterco dan masih banyak lagi yang lainnya. Namun kali ini saya pakai Hayward untuk sebagai contoh saja, jika anda memakai merek lain kurang lebih sama cara penggunannya.

Setelah mengenal Alat Tes Kit 2 in 1 selanjutnya cara pemakaian, adapun caranya sebagai berikut:

  1. Masukkan tabung reaksi atau tabung kimia yang ada di paket tes kit (bawaan tes kit) biasanya yang berwarna bening, kurang lebih taruh di kedalaman kolam 30cm sampai 40cm.
  2. Buka botol yang bertuliskan Refill Oto Chlorine dan teteskan maksimal 5 tetes kedalam tabung CHL yang berwarna kuning.
  3. Kemudian buka botol tutup warna merah, lalu teteskan maksimal 5 tetes juga kedalam tabung yang berwarna merah dan bertuliskan PH.
  4. Selanjutnya aduk atau kocok tabung tes kit tersebut sampai larutan kedua diatas bercampur, perhatikan tabung kaca bening.
  5. Samakan Nilai PH dan Chlorine dengan air yang di kocok di tabung bening.
  6. Perlu dikurangi jika PH dengan HCL atau bisa juga dengan Tawas jika warna melebihi warna tabung asli, dan sebaliknya di tambah jika warna kurang dari warna tabung.
  7. Gunakan alat Tawas atau HCL untuk mengkonversi Tes Kit diatas, jika anda tidak paham bisa meminta bantuan pihak kolam renang.

 

Catatan : Apabila CHL melebihi warna tabung itu artinya CHLORINE sangat tinggi dan bisa anda kurangi dengan HCL atau Tawas dengan takaran secukupnya, dan sebaliknya apabil lebih rendah artinya CHLORINE kurang dan perlu penambahan kaporite 60% atau granular 90% sesuai kebiasaan air saat kondisi sebelumnya.

Langkah terahir (9) adalah pemberian obat kolam untuk menjaga kestabilan klorin & PH air, ada banyak macam obat kolam seperti soda ash, kaporit, terusi, pac dan tawas. berbeda nama dan berbeda pula kegunaannya namun anda hanya perlu mengetahui salah satu saja, cara pemberian obat ini terbilang mudah hanya perlu mengerti hasil cek kadar air dan seberapa pemberian obat kolam renang nya. biasanya kolam renang sudah memiliki tempat menaruh obat kolam yang di namakan floater feeder.

Kami mendapat banyak pertanyaan dari pemilik kolam tentang kadar klorin di kolam mereka setelah mereka memasang klorinator baru atau sel pengganti. Tidak jarang memiliki kadar klorin yang berbeda pada tes air yang berbeda. Jadi apa yang menentukan kadar klorin di kolam dan mengapa kadar klorin bisa berbeda ketika tidak ada perubahan dalam pengaturan?

Kadar garam: Cukup jelas bahwa kita perlu memiliki kadar garam yang tepat agar klorinator dapat beroperasi. Jika Anda telah mengubah klorinator, pastikan kadar garam disesuaikan dengan unit baru. Berbagai merek dan model garam klorinator sering bekerja pada tingkat salinitas yang berbeda.

Fosfat: Jika kadar fosfat tinggi (bersama-sama dengan cuaca hangat dan penggunaan kolam yang tinggi) klorin dapat digunakan dengan melawan ganggang pada tingkat yang dihasilkan oleh klorinator. Kolam tidak harus berwarna hijau. Fosfat adalah makanan yang merangsang pertumbuhan ganggang. Hasilnya adalah Anda bisa mendapatkan klorin yang kurang dari jumlah yang diinginkan di kolam Anda. Dengan kata lain – alga dibunuh oleh klorin yang diproduksi tetapi tidak banyak klorin yang tersisa sesudahnya. Tingkat fosfat yang disarankan dalam air kolam di bawah 200 ppb.

Stabilizer: Klorin dipecah dengan cepat oleh UV. Cara untuk menghentikan ini adalah dengan menggunakan stabilizer yang bertindak sebagai tabir surya untuk air kolam. Level stabilizer yang disarankan adalah 30 -50 ppm.

PH: Klorin lebih efektif ketika PH rendah. Untuk alasan yang jelas, kita tidak dapat memiliki air kolam lebih rendah dari netral, karena PH rendah akan merusak peralatan dan menyebabkan iritasi kulit. Semakin dekat kita menjaga tingkat PH ke netral semakin baik desinfeksi klorin yang akan kita dapatkan. Misalnya, pada 7,4 (pH netral) klorin kira-kira 50% efektif dan pada 8,0 itu hanya sekitar 20% efektif (lihat grafik di bawah). Artinya – semakin tinggi PH semakin banyak klorin digunakan dalam proses sanitasi dan semakin sedikit yang tersisa di air.

Waktu pengujian: Pembacaan klorin dalam air kolam Anda berbeda tergantung pada waktu pengujian. Misalnya, jika Anda mengumpulkan air tes di pagi hari ketika klorinator berhenti bekerja, pembacaan klorin akan jauh lebih tinggi daripada jika Anda mengambil sampel di sore hari ketika kolam telah terpapar UV dan mandi sepanjang hari dan semua klorin. sudah digunakan sebelum klorinator mulai bekerja lagi di malam hari.

Akurasi uji: Jika Anda menguji klorin sendiri di rumah, pastikan reagen tidak kedaluwarsa dan disimpan di tempat sejuk dan kering di bawah sinar matahari. Pereaksi yang kadaluarsa dapat menyebabkan pembacaan klorin yang salah.


Untuk menentukan apakah klorinator berfungsi dengan baik, pastikan kadar garamnya benar, seimbangkan alkalinitas total dan PH dan pastikan kadar fosfat di bawah 200 ppb. Kemudian jalankan klorinator semalaman pada output 100% dan ambil sampel air di pagi hari. Jika Anda masih membaca kadar klorin rendah atau tidak, maka kemungkinan besar ada masalah dengan klorinator atau sel elektrolit Anda.


Kesimpulan artikel ini adalah cara pembersihan kolam renang, mulai langkah satu hingga terahir semua bisa dilakukan sendiri. anda hanya perlu waktu sekitar 20menit dan lamanya 30 menit untuk membersihkan kolam renang sendiri. silahkan lakukan dengan memperhatikan step-step nya diatas. Semoga artikel ini berguna, jangan lupa share sebagai ganti feedback kami. thanks.


Dapatkan penawaran terbaik untuk Jasa Pembuatan Kolam Renang, Ada PROMO harga termurah dari kami. Segera hubungi admin kami untuk mendapatkan informasinya. Support untuk seluruh wilayah Indonesia Raya!

DESKRIPSI GAMBAR

Leave a Reply